Why Not???!!!
“Banyak temen yang bertanya sama gue, apakah gue dulu marah sama Tuhan karena sekarang jadi seperti ini, karena biasanya banyak orang marah dulu sebelum bisa menerima ujian dari Tuhan sambil berteriak…oh God..Why me???”
“Dan gue bersyukur karena dulu gue nggak protes gitu. Coba kalo gue protes gitu, tiba-tiba dijawab Tuhan …Why not???!!!!!!….wadhuh kan bisa malu gue”
(Ferrasta Soebardi Alias Pepeng,Stand Up Comedy Akhir Tahun 2011, Metro TV)
Buat yang kemarin sempat nonton Stand Up Comedy Akhir Tahun,pasti liat waktu bagian Mas Pepeng,dan mengatakan hal diatas. Dan buat yang belum tau, Ferrasta Soebardi alias Pepeng ini mengalami Multiple Sclerosis,yang menyebabkan beliau lumpuh mulai dari bagian dagu sampai ujung kaki.
Kemarin Indonesia kembali berduka, Setelah Wakil Menteri ESDM,Widjajono Partowidagdo,Meninggal saat pendakian menuju Gunung Tambora, Menteri Kesehatan Non Aktif, Rahayu Endang Sedyaningsih juga Berpulang ke Pangkuan Tuhan Yang Maha Esa. Seperti layaknya orang yang sudah meninggal,beliau meninggalkan banyak sekali catatan hidup yang sempat terekam yang bisa dilihat baik di media cetak,elektronik ataupun di dunia maya sekalipun. Dari sekian banyak,quote dan cerita yang berserakan di media itu,ada satu yang menusuk rasionalitas saya,yaitu ketika divonis terkena penyakit kanker paru stadium 3 pada Oktober 2010. Dengan tenang, Almarhumah pun pernah berujar, “Kalau saya diberi kanker, why not? Ini salah satu anugerah yang lain dari Allah”.
Qoute dari Pepeng maupun Alm.Menkes,benar-benar menampar saya. Dalam kondisi separah itu,dimana banyak orang mulai bersungut, mempertanyakan eksistensi Tuhan bahkan sampai ada yang mengutukiNya, kata ini menjadi sangat dalam : WHY NOT???!!!
Saat membuat tulisan ini,terus terang saya tidak dalam kondisi yang cukup baik (setidaknya menurut sudut pandang saya),akhir-akhir ini saya menjadi lebih banyak mengeluh,sebenarnya dari dulu juga sering ngeluh gak jelas sih…hehehehe. Mulai sering membuat kesetimbangan diri sendiri dengan orang lain. Tidak jarang saya ngomong ke Tuhan: Tuhan, kok saya begini-begini saja???Saya ingin seperti yang lain:punya karir bagus, punya status neraca keuangan yang positif, mulai membangun keluarga, mulai berpikir tentang investasi masa depan,sukses di usia muda, kaya raya di hari tua. Lalu saya berpikir,bagaimana seandainya Tuhan menjawab: “ Lha,kok ente yang ngatur???!!!”. Seperti halnya Mas Pepeng, saat itu yakinlah saudara-saudara,saya akan amat sangat malu kalau sampai Tuhan menjawab seperti itu.
Bukan mau sok alim ato gimana,sebenarnya kalo dipikir dan diselami emangnya laut, semua hal dunia ini,sudah diberikan term and contion sendiri-sendiri. God provide us BEST SITUATION even in the hard time. Masalahnya yang terjadi adalah kita sering kepikiran:”kok begini,kok begitu,kan harusnya begini”. So let me tell you, my friend: Life isn’t always like Math. Karena menurut orang-orang yang pintar agama diluar sana,Tuhan itu misterius,dan bekerja secara misterius pula.
So,biarkan Dia yang bekerja atasmu. KehendakNya yang jadi bukan kita. Mungkin dengan begitu,kita akan lebih enteng menjalani hidup, lebih bijak melihat kesusahan,dan lebih bisa berterima kasih kepada kehidupan.
*With a glass of Ice Cappucino and Tim Tam Cheese
Ratu Jaya, Awal Mei 2012




